1. Masjid Baiturrahman, Aceh














Masjid Shah Jahan
Masjid Shah Jahan (juga dikenal sebagai Masjid Woking) adalah masjid yang dibangun pertama di Inggris. Masjid ini dibangun 1889 di Woking, 30 mil sebelah barat London di Jalan Oriental.
Shah Jahan Masjid ini dibangun pada tahun 1889 sebagai salah satu masjid pertama di Eropa Barat. Pendirinya adalah orientalis Dr Gottlieb Wilhelm Leitner, dan dipelihara sejak saat itu sebagai sebuah Wakaf. Shah Jahan Begum adalah salah satu dari empat penguasa muslim wanita dari Bhopal yang memerintah antara 1819 dan 1926.
Shah Jahan Begum menyumbang cukup besar terhadap pembangunan masjid. Sebuah gambar dari Masjid Woking oleh arsitek WI Chambers diumumkan dalam The Building News and Engineering Journal tanggal 2 Agustus 1889, lama sebelum masjid selesai dibangun, Masjid ini dibuka untuk umum pada bulan Oktober atau November, 1889.
Masjid Madinah
Terletak di Horsham, West Sussex, Inggris. Masjid ini mulai difungsikan sebagai tahun 2008, setelah sejak 1857 difungsikan sebagai Kapel Baptis. Horsham adalah sebuah kota pasar kuno di daerah West Sussex, Inggris.
Horsham dikembangkan dari abad ke-10. Ketika kota menjadi semakin ramai, masyarakat Kristen membangun gereja ini khusus untuk keperluan pembaptisan pada abad ke-17.
Pendirinya adalah pendeta bernama Raynsford yang mendirikan pertama kali pada tahun 1814. Cikal bakalnya adalah sebuah ruang di sayap rumahnya.
Tetapi pada tahun 1857 gedung permanen didirikan di dekat Taman Terrace Timur.
Sebelum diambil alih Muslim, bangunan ini sempat difungsikan sebagai sebuah salon rambut.
Masjid Sultan Eyüp
Masjid ini terletak di distrik Eyüp di sisi Eropa di kota Istanbul, dekat Golden Horn, di luar Benteng Konstantinopel. Dibangun pada 1458, itu adalah masjid pertama yang dibangun oleh Turki Ottoman setelah penaklukan Konstantinopel pada tahun 1453.
Masjid itu dibangun di dekat istana Abu Ayyub al-Ansari (Turki: Eyüp Sultan), yang meninggal selama serangan Arab di Konstantinopel. Makamnya sangat dihormati oleh umat Islam, menarik banyak peziarah. Beberapa barang pribadinya diawetkan di dalam kubur.
Masjid Wina
Menara masjid ini hanya 30 meter, dan kubah berdiameter 20 meter, tak semegah dan seistimewa masjid rupawan di Tanah Air. Namun selama lebih dari 30 tahun, masjid ini menjadi pusat kajian dan pengembangan Islam di Austria.
Masjid ini berkembang dengan donasi kerajaan Arab Saudi dan delapan negara Islam lain.
Vienna Islamic Center dibangun dari 1975 hingga 1979. Masjid ini menjadi pusat kegiatan amaliyah selama Ramadhan bagi Muslim Austria, mampu mengakomodasi 8 persen dari 430 ribu Muslim yang tinggal di negeri ini.
Masjid ini merupakan rujukan bagi mualaf ketika ingin mendapatkan pemahaman Islam. Rata-rata 2 hingga 3 orang warga asli Austria setiap bulannya berkunjung ke masjid untuk mendapat pencerahan mengenai Islam dan menyatakan syahadat.
Masjid Lala Mustafa Pasha
Masjid Lala Mustafa Pasha awalnya dikenal sebagai Katedral Saint Nicolas. Bangunan ini adalah bangunan abad pertengahan terbesar di Famagusta, Siprus Utara. Dibangun mulai tahun 1298 dan ditahbiskan sebagai katedral Kristen pada tahun 1328. Katedral diubah menjadi masjid setelah Kekaisaran Ottoman menguasai Famagusta pada tahun 1571 dan tetap menjadi masjid hingga saat ini.
Dinasti Lusignan Perancis yang memerintahsebagai Raja Siprus 1192-1489 dan telah membawa arsitektur Gothic dalam interior bangunan ini.Di bangunan ini pula Lusignan dinobatkan sebagai Raja Yerusalem.
Bagian atas dua menara katedral pernah mengalami kerusakan cukup parah akibat gempa bumi dan pemboman Ottoman 1571. Bulan Agustus 1571, Siprus jatuh di bawah kontrol Ottoman dan katedral diubah menjadi masjid dan berganti nama menjadi St Sophia Mosque of Gazimagosa.
Tradisi Islam menyatakan bahwa penggambaran manusia, hewan, dan agama lain dalam arsitektur masjid dilarang, sehingga hampir semua interior termasuk patung salib, lukisan-lukisan padadinding dan jendela kaca patri dan mezbah itu dihapus. Namun beberapa makam masih dapat diidentifikasi dalam lorong utara.
Pada tahun 1954 namanya diubah lagi Masjid Lala Mustafa Pasha.
Masjid Selimiye
Sebelum menjadi masjid, bangunan ini adalah Cathédrale Sainte Sophie. Masjid yang terletak di Nicosia ini dibangun pada 1209 dan 1228 ditahbiskan sebagai katedral.
Bangunan ini dirancang dengan gaya GothicPrancis dari abad ke-13. Raja-raja Siprus dimahkotai di sini hingga Venesia mengambil alih pulau itu pada 1489.
Bangunan ini mulai berfungsi sebagai masjid sejak konversi pada tahun 1570. Dinamakan sebagai Masjid Selimiye sejak tahun 1950.
(republika.co.id)
| NAMA Tahun | NAMA LENGKAP | BIDANG dan KARYA TULIS | SUMBANGAN |
| Abdus Salam 1926-1996 | Abdus Salam | Fisika | Menciptakan "teori Medan Terpadu". Ia meraih hadiah Nobel bidang fisika (1979). |
| Abu Qasim az-Zahrawi (Abucasis) w. 1106 | Abu al-Qasim Khalaf bin Abbas az-Zahrawi | Kedokteran (ahli bedah) - Kitab al-Mansur - at-Tasrif li Man Arjaza 'an at-Ta'lif | - Perintis olmu pengenalan penyakit (diagnostik) dan cara penyembuhan (terapi) penyakit telinga - Pelopor ilmu penyakit kulit - Peletak dasar pengembangan kedokteran gigi |
| Abu al-Wafa 940-998 | Muhammad bin Muhammad bin Yahya bin Ismail bin al-Abbas Abu Wafa' al-Buzajani | Astronomi dan matematika (trigonometri) - Fi ma Yakhtaj ilaih al-Kuttab wa al-'Ummal min 'Ilm al-Hisab | - Mengemukakan teori sinus untuk segitiga bola - Mengembangan istilah tangen, kotangen, sekan, dan kosekan dalam trigonometri |
| al-Asmai 740-828 | Abdul Malik Ibnu Quraib al-Asmai | Zoologi, botani, anatomi, dan peternakan - Kitab al-Ibil - Kitab al-Khalil - Kitab al-Wuhusy - Kitab as-Sa' - Kitab Khalq al-Insan | - Meneliti perkembangbiakan kuda dan unta, meneliti tingkah laku dan mengklasifikasi tumbuhan dan hewan - Menulis buku tentang anatomi manusia |
| al-Battani (Albategnius, Albatanius) 859-929 | Abu Abdullah Muhammad bin Jabir Ibnu Sinan al-Battani | Astronomi dan geografi - Zij as-Sabi | Mengkritik dogma ptolemaeus tentang diamnya titik apoge matahari |
| al-Biruni 973-1048 | Abu ar-Rayhan Muhammad bin Ahmad al-Biruni | Geografi, astronomi, pengembang ilmu falak, fisika, kedokteran, bahasa, geologi, dan mineralogi. - al-Qanun al-Mas'udi fi al-Hai'ah wa an-Nujum | - Membuat tabel sinus dan tangen yang pertama dalam sejarah matematika - Menemukan tujuh cara untuk menemukan arah utara dan selatan, dan menemukan teknik matematis untuk menentukan awal musim |
| ad-Damiri 1341-1405 | Muhammad bin Musa bin Isa Kamal ad-Din ad-Damiri | Kedokteran hewan dan pertanian - Hayah al-Hayawan | Menyusun buku tentang nama hewan, watak dan tingkah lakunya, serta pemakaian nama hewan itu dalam hadis dan syair Arab |
| al-Farabi 870-950 | Abu Nasr Muhammad bin Muhammad bin Tarkhan bin Awzalagh al-Farabi | Musik, Ilmu mantik (logika), fisika, metafisika, dan ilmu politik - Agrad al-Kitab ma Ba'da at-Tabi'ah - Kitab al-Musiq al-Kabir | Mengklasifikasikan ilmu menjadi, yaitu ilmu bahasa, ilmu logika, ilmu persiapan, ilmu kealaman, dan ilmu masyarakat, Pemikiran filsafatnya yang terkenal ialah penjelasan tentang emanasi (pemancaran dari Tuhan) |
| al-Fargani (Alfraganus) w. 861 | Abu al-Abbas Ahmad bin Muhammad bin Khatir | Astronomi dan geografi - Kitab Usol al-Falaq - Jawami' 'Ilm an-Nujom wa Usul al-Harakah as-Samawiyah | Membuat jadwal apoge (apogeum) dan perige (perigeum) planet dengan sistem koresponden episikel ke dalam eksentrisitas dan elips yang terdapat dalam astronomi modern |
| Ibnu al-Baitar w. 1248 | Abu Muhammad Abdullah bin Ahmad ad-Din bin al-baitar al-Malaki | Kedokteran hewan, farmakologi, dan botani - al-Mugni fi al-Adwiya' al-Mufradat - al-Jami' Ii Mufradat al-Adwiya' wa al-Agdiya' | Menyusun buku ramuan obat-obatan untuk berbagai penyakit |
| Ibnu Bajjah (Avempace) 1090-1139 | Abu Bakr Muhammad bin Yahya bin as-Sa'igh at-Tujibi as-Sarakusti | Filsafat kedokteran, dan musik | Memberikan penjelasan islamiah yang bersifat sistematik tentang ajaran Aristoteles |
| Ibnu Haitam (Alhazen) 956-1039 | Abu Ali al-Hasan bin Haitam | Fisika, metematika, dan optika - Kitab al-Manazir - Mizan al-Hikmah | Menemukan hukum refraksi |
| Ibnu Khaldun 1332-1395 | Abdurrahman bin Muhammad bin Khaldun | Sosiologi, filsafat, sejarah, dan ilmu politik - Kitab al-'Ibr - al-Muqaddimah | Menulis buku tentang sejarah dunia yang memuat berbagai aspek pengetahuan |
| Ibnu Maskawih w. 1030 | Abu Ali Ahmad bin Muhammad bin Ya'kub bin Maskawih | Sejarah, filsafat, dan kedokteran Kitab Tajarib al-Umam | Pemikiran utama filsafatnya ditujukan pada etika dan moral. Ia mencoba membuktikan bahwa penciptaan bermula dari ketiadaan |
| Ibnu Rusyd (Averroes) 1126-1198 | Abu al-Walid Muhammad bin Ahmad bin Muhammad bin Rusyd | Kedokteran, biologi, fisika, astronomi, dan filsafat - Bidayah al-Mujtahid - Kitab al-Kulliyat fi at-Tibb | Perintis kedokteran umum dan ilmu jaringan tubuh (histologi) |
| Ibnu Saffar w. 1035 | Abu al-Kasim ahmad bin Abdullah bin Umar al-Ghafiki al-Andalusia | Astronomi dan matematika Abucazim filio Asafar | Menulis sejumlah tabel astronomi dan cara penggunaan astrolabe |
| Ibnu Sina (Avicenna) 980-1037 | Abu Ali al-Husein bin Abdullah bin Hasan Ali bin Sina | Kedokteran, filsafat, Ilmu agama, matematika, logika, astronomi, dan musik - al-Majmo' - as-Syifa' - al-Qanun fi at-Tibb | - Mengemukakan filsafat jiwa (an-nafs) dan kenabian - Perintis ilmu tentang penyakit syaraf |
| Ibnu Tufail 1100-1185 | Abu Bakar Muhammad bin Abdul Malik bin Muhammad bin Muhammad bin Tufail al-Qaysi | Kedokteran, filsafat, dan matematika - Hayy Ibn Yaqzan | - Mengungkapkan kekuatan akal manusia dan manfaat filsafat - Mengemukakan gagasan astronomi yang memberi pengaruh bagi al-Biruni untuk menyanggah dan membuktikan kekeliruan teori Ptolemaeus mengenai lingkaran episikel dan eksentrisitas |
| Ibnu Wafid 1.1007 | Abu al-Mutarrif Abdur Rahman bin Muhammad al-Lakhmi bin al-Wafid | Kedokteran dan farmakologi - Kitab al-Mugi fi al-Adwiyah al-Mufradah | - Merumuskan pengukuran diet untuk penyembuhan penyakit - Menemukan metode peyelidikan efek obat bius |
| Ibnu Yunus 958-1009 | Abu al-Hasan Ali bin Abi Said Abdur Rahman bin Yunus as-Sadafi | Matematika dan astronomi - az-Zij al-Kabir al-Hakimi | Menemukan rubu berlubang (gunners quadrant) untuk mengukur gerak bintang |
| Ibnu Zuhr (Avenzor) 1091-1131 | Abu Marwan bin Abi al-Ala bin Zuhr | Kedokteran - Kitab at-Taisir fi al-Mudawa wa at-Tadbir - Kitab at-Iqtisad fi Islah al-Anfus wa al-Ajsad - Kitab al-Agdiya' wa al-Adwiya' - Kitab as-Sina - Kitab al-Jami' fi al-Asyribah wa al-Majin - Kitab Mukhtasar Hilat al-Bur' li-Jalinus - Risalah fi Tafdil al-'Asal ala as-Sukkar | Mengenalkan konsep tubuh manusia yang terdiri dari empat unsur yaitu empedu, kelenjar getah bening, cairan, dan darah |
| al-Idrisi 1099-1153 | Abu Abdullah Muhammad bin Muhammad bin Abdullah bin Idrisi al-Ali bin Amrullah | Kimia dan kedokteran - al-Khawas al-Kabir | Menggambarkan secara astronomis letak suatu tempat di permukaan bumi |
| Jabir bin Hayyan (Geber) 721-815 | Abu Abdullah Jabir bin Hayyan al-Kufi as-Sufi (Bapak ilmu kimia) | Geografi - Kitab Nazhah al-Maslak fi Ikhtira' al-Afaq - Kitab al-Jami' li Asytat an-Nabat | - Membuat timbangan yang mampu menimbang benda yang beratnya 6.480 kali lebih kecil dari satu kilogram - Mendefinisikan senyawa kimia sebagai gabungan unsur yang sangat kecil |
| al-Khawarizmi 780-850 | Abu Ja'far Muhammad bin Musa al-Khawarizmi | Matematika dan astronomi - al-Kitab al-Mukthtasar fi Hisab al-Jabr wa al-Muqabalah | Memelopori penggunaan angka "0" dalam ilmu hitung. Metodenya untuk menghitung dikenal dengan "algoritma". |
| al-Kindi 801-869 | Abu Yusuf Ya'kub bin Ishak al-Kindi | Filsafat (filsuf muslim pertama), astronomi, kimia, dan matematika - Risalah fi Madkhal ila a-Aritmatiqi - Risalah al-Kammiyah al-Mudafah | Mensintesiskan beberapa campuran kimia melalui proses penyulingan, penguapan, peleburan, dan pengendapan, menjadi kaca, perhiasan, dan minyak wangi |
| al-Mahani w. 874 | Abu Abdullah Muhammad bin Isa al-Mahani | Matematika dan astronomi | - Mengamati gerhana bulan dan matahari serta kedudukan planet - Menulis uraian teori Euclid dan Archimedes - Merumuskan persamaan x3 + c2b = cx2 |
| an-Nairizi w. 922 | Abu Abdullah Muhammad bin Isa al-Mahani | Astronomi dan matematika | - Mengumpulkan tabel astronomi dan menulis fenomena atmosfer serta menulis uraian teori Ptolemaeus dan Euclides - Merumuskan persamaan tangen yang disebut umbra |
| Sabit bin Qurrah 833-911 | Sabit bin Qurrah | Astronomi dan matematika (geometri) Menerjemahkan Kitab Almagest, karangan Ptolemaeus ke dalam bahasa Arab dan membuat ikhtisarnya | - Kritikus pertama atas astronomi Ptolemaeus - Menganalisis pergerakan matahari dan bulan, kemudian menulis risalah tentang penentuan waktu berdasarkan gerak matahari |
| at-Tabari 838-870 | Ali Ibnu Rabban at-Tabari | Kedokteran, matematika, dan astronomi - Firdaus al-Hikmah - Din ad-Daulah - Hifz as-Sihbah | Menulis Firdaus al-Hikmah, ensiklopedi kedokteran pertama, yang menggabungkan berbagai cabang ilmu kedokteran |
| at-Tusi 1201-1274 | Nasiruddin Muhammad at-Tusi | Matematika, astronomi, dan filsafat - Tazkirah fi 'Ilm al-Hai'ah - Zij-I Il-Khani | Membuat model gerak planet |
| Umar Khayyam 1048-1131 | Giyasuddin Abu al-Fath Umar bin Ibrahim al-Khayyami | Sastra, astronomi, astrologi, kedokteran, filsafat, dan matematika - al-Jabr - Ruba'iyat | Mengklasifikasi persamaan tingkat satu (persamaan linier) serta memikirkan kemungkinan dan mengutamakan masalah persamaan pangkat tiga (kubik) yang berpangkal dari persamaan umum |
| Zakaria ar-Razi (Rhazes) 864-930 | Abu Bakr Muhammad bin Zakariyya ar-Razi | Kedokteran, kimia, dan filsafat - al-Hawi (eksiklopedi kedokteran) | - Menulis eksiklopedi kedokteran - Menemukan air raksa - Mengklasifikasi zat kimia - Meneliti penyakit cacar |
Amerika Utara : LIA menggunakan sistem keuangan AS untuk mengambil saham yang kebanyakan berisiko rendah, efek jangka pendek dan setara kas.
Mohamed Layas, kepala LIA, mengatakan kepada pihak berwenang AS pada Januari 2010 bahwa negara itu memiliki sekitar US$32 miliar likuiditas yang tersimpan di perbankan AS. Itu kira-kira setara dengan jumlah yang dibekukan Departemen Keuangan AS.
Juga di Januari 2010, Layas mengatakan, Libya membagi US$32 miliar menjadi potongan-potongan sebesar US$300 juta dan US$500 juta, yang dikelola oleh puluhanbank di seluruh Amerika Serikat.
Libya bahkan menginvestasikan lebih dari US$ 300 juta ke bank yang sudah bangktu, Lehman Brothers. Demikian menurut pengajuan pengadilan kebangkrutan AS. Negara ini berjuang di pengadilan untuk memulihkan kerugian tersebut.
Di Kanada : Libya membuat salah satu kesepakatan ekuitas pertama swasta dengan membeli Verenex Energi sekitar US$ 320 juta pada 2009. Kesepakatan itu penting karena Verenex adalah salah satu perusahaan publik yang diperdagangkan pertama untuk mengebor minyak di Libya setelah sanksi PBB dicabut.
Eropa dan Inggris: Libya menempatkan sebagian besar kas untuk bekerja di Eropa dan Inggris, sebagian karena kedekatan geografis. Direktur eksekutif LIA juga mengatakan ia memiliki preferensi untuk berinvestasi di Inggris karena dari "sistem pajak yang sederhana," menurut kabel WikiLeaks.
Di Italia : Mantan master kolonial Libya, LIA memiliki saham di Italia seperti nama perusahaan minyak raksasa Eni, kontraktor pertahanan Finmeccanica dan UniCredit, bank terbesar di Italia. LIA juga memiliki saham 7,5% di Juventus.
Di Inggris : LIA memiliki saham 3,3% di Pearson, pemilik Financial Times dan Penguin Publishing. Dana tersebut juga memiliki saham di beberapa properti komersial real estate Inggris.
Libya juga memiliki portofolio aset terkait minyak di Eropa melalui LIA, yang terdiri daritiga kilang minyak dan sekitar 3000 pompa bensin di seluruh benua itu, menurut pidato 2008 yang diberikan Layas di London.
Sejak kekerasan meletus di Libya, Pearson membekukan saham saham dan dividen Libya sampai pemberitahuan lebih lanjut dan Juventus mengatakan memantau perkembangan di Afrika Utara.
Afrika: Melalui puluhan bank investasi kecil yang tersebar di seluruh Afrika, Libya memiliki lusinan saham kecil di telekomunikasi dan perusahaan infrastruktur Afrika, beberapa terletak di negara-negara yang tidak stabil seperti Uganda dan Zimbabwe.
Investasi di Afrika memainkan dua peran, kata analis. Karena Afrika telah berjuang selama bertahun-tahun untuk mendapatkaninvestor, Libya telah menjadi sumber utama modal di benua itu. Kedua, investasi di Afrika telah membantu dukungan citra jangka panjang Khadafi saat menjadi "ayah" dari Afrika. "Khadafi memberikan dukungan saat tidak ada satupun yang membantu," kata Michael Maduell.
(inilah.com)
Cara yang paling mudah untuk menentukan arah kiblat dengan akurasi yang tidak kalah presisi dengan alat-alat canggih adalah dengan bayangan matahari. Yakni melihat bayangan matahari pada saat Qiblat Day (hari penentuan arah qiblat), atau Yaumu Roshdil Qiblah, atau istilah lain Istiwaul A'dhom, yakni ketika matahari berada tepat di atas ka'bah.
Dalam setahun, matahari tepat diatas ka'bah terjadi dua kali yaitu pada tanggal 28 Mei pukul 16.18 WIB (12:18 waktu Saudi) dan pada tanggal 16 Juli pukul 16.27WIB (12:27 waktu Saudi), kecuali pada tahun kabisat maka hari penentuan arah qiblat maju satu hari yakni 27 Mei dan 15 Juli. Pada saat itu semua bayangan benda yang berdiri tegak lurus akan menghadap ke arah ka'bah di Makkah.
Akan tetapi tidak semua wilayah bisa memanfaatkan fonemena Qiblat Day di kota Makkah ini untuk menentukan arah kiblat, termasuk Makkah sendiri. Pada saat Qiblat Day, matahari berada diatas Ka'bah sehingga benda yang berdiri tegak di sekitar Ka'bah (Makkah) tidak menimbulkan bayangan sama sekali. Semakin dekat dengan Ka'bah semakin sulit menggunakan momen Qiblat Day ini.
Penentuan qiblat pada saat Qiblat Day ini hanya bisa digunakan oleh kaum muslimin dari tiga benua yaitu Asia, Afrika dan Eropa, sementara Amerika dan Australia tidak bisa memanfaatkan momen ini karena pada saat tersebut di Amerika matahari belum terbit dan di Australia matahari sudah tenggelam di ufuk barat. Wilayah Indonesia juga bisa memanfaatkan fonemena ini kecuali Indonesia bagian timur.
Secara umum negara-negara yang bisa memanfaatkan qiblat day ini hanya negara yang perbedaan waktunya tidak lebih dari 5jam dengan waktu Makkah, atau bujurnya tidak lebih dari 90º dari Makkah ke barat maupun ke timur.
Teknik menentukan arah kiblat dengan bayangan matahari pada saat Qiblat Day 28 Mei dan 16 Juli: (gambar 2)
1. Tentukan lokasi masjid/langgar atau rumah yang akan diukur arah kiblatnya.
2. Ambil lokasi yang bisa menerima sinar matahari, bisa di dalam masjid atau di halaman masjid. Yang penting tempat tersebut datar dan bisa mendapatkan sinar Matahari saat bayangan matahari menghadap ke arah qiblat.
3. Siapkan jam/arloji yang sudah dicocokkan/dikalibrasi waktunya secara tepat, baik jam, menit maupun detiknya dengan radio/ televisi/ internet atau telpon ke 103.
4. Sediakan tongkat lurus panjang 1 meter. Pasang tongkat tersebut di lokasi yang datar secara vertikal (benar-benar vertikal) Akan lebih bagus jika menggunakan benang atau tali yang diberi bandul (lot tukang batu) sehingga benar-benar tegak vertikal.
5. Tunggu sampai pukul 16:18 WIB untuk tanggal 28 Mei dan pukul 16:27 WIB untuk tanggal 16 Juli. Usahakan pengukuran tepatpada jam tersebut, semakin tepat semakin benar pengukurannya.
Jika tidak bisa secara tepat pada jam tersbut, usahakan jangan sampai selisih lebih dari 2 menit.
Contoh: Kita akan mengukur qiblat menggunakan bayangan matahari pada tanggal 28 Mei 2011, pasang benang beserta bandulnya pada tiang penyangga. Usahakan benang bandul tidak bergerak karena terpaan angin. Tunggu sampai 16:18 WIB ketika tepat pada jam tersebut tandailah bayangan matahari tersebut dengan spidol maupun penggaris. Maka, itulah arah kiblat yang sebenarnya.
Oleh: Ibnu Zahid Abdo el-Moeid
Lajnah Falakiyah Nahdlatul Ulama (LFNU) Gresik
(republika.co.id)